Ramai Soal Isu PHK Karyawan Tokopedia Jadi Sorotan Publik, Asosiasi e-Commerce Angkat Bicara!

Ramai Soal Isu PHK Karyawan Tokopedia Jadi Sorotan Publik, Asosiasi e-Commerce Angkat Bicara!

Kabar mengenai PHK karyawan Tokopedia ramai beredar di media sosial dan menimbulkan perhatian publik. Hingga kini, pihak manajemen Tokopedia belum memberikan pernyataan resmi terkait isu tersebut.

Sejak akhir 2023, unit e-commerce Tokopedia resmi bergabung dengan TikTok Shop. Dalam struktur baru, ByteDance menjadi pemegang saham mayoritas, sementara GoTo hanya memiliki saham minoritas. Merger tersebut disebut-sebut memicu penyesuaian organisasi internal.

Detikcom melaporkan sudah mencoba mengonfirmasi kabar PHK ke pihak Tokopedia, namun hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban resmi.

Asosiasi e-Commerce Klarifikasi Isu PHK Karyawan Tokopedia

Sekretaris Jenderal Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), Budi Primawan menegaskan pihaknya belum menerima konfirmasi resmi terkait kabar PHK karyawan Tokopedia. Menurutnya, sejak proses merger memang terjadi penyesuaian organisasi yang wajar dalam skala besar.

Ia mengakui ada rumor mengenai gelombang lanjutan PHK, namun jumlah karyawan yang terdampak belum bisa dipastikan. Budi meminta publik menunggu klarifikasi resmi dari perusahaan maupun Kementerian Ketenagakerjaan.

Terkait isu pemindahan mayoritas operasional Tokopedia ke China atau Singapura, Budi menilai belum ada bukti kuat. Sebaliknya, ByteDance justru menunjukkan komitmen memperkuat investasi di Asia Tenggara, khususnya Indonesia.

Indonesia saat ini merupakan pasar e-commerce terbesar bagi ByteDance setelah Amerika Serikat. Karena itu, operasional Tokopedia di tanah air dinilai tetap strategis bagi perusahaan.

Asosiasi e-Commerce Indonesia menekankan pentingnya menjaga ekosistem yang sehat dan kondusif. Langkah ini perlu dilakukan agar pekerja tetap terlindungi dan pelaku usaha bisa beradaptasi dengan dinamika industri digital.

“Informasi resmi sangat penting agar tidak menimbulkan spekulasi yang merugikan,” kata Budi menutup pernyataannya.

Isu PHK Karyawan Tokopedia masih menunggu klarifikasi resmi dari manajemen. Asosiasi e-Commerce mengingatkan agar publik tidak terjebak spekulasi, sembari menekankan pentingnya perlindungan pekerja dan ekosistem usaha yang sehat.

Demikian informasi seputar klarifikasi dari isu PHK karyawan Tokopedia. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Memuslima.Com.