RDMP Balikpapan Serap 24 Ribu Tenaga Kerja, Beneran Jadi Pendorong Ekonomi Nasional?

RDMP Balikpapan Serap 24 Ribu Tenaga Kerja, Beneran Jadi Pendorong Ekonomi Nasional?

RDMP Balikpapan menjadi salah satu proyek strategis nasional yang membawa dampak besar bagi perekonomian dan ketenagakerjaan. Megaproyek kilang terintegrasi milik Pertamina ini diklaim mampu menyerap hingga 24 ribu tenaga kerja dan meningkatkan Produk Domestik Bruto secara signifikan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa RDMP Balikpapan tidak hanya memperkuat sektor energi, tetapi juga membuka lapangan kerja dalam jumlah besar.

Penyerapan tenaga kerja itu turut didukung Tingkat Komponen Dalam Negeri yang mencapai 30 persen.

Menurut Bahlil, keberadaan RDMP Balikpapan berkontribusi pada peningkatan PDB sekitar Rp514 triliun per tahun. Angka tersebut mencerminkan besarnya dampak proyek terhadap perputaran ekonomi nasional. Selain itu, proyek ini juga membantu menghemat devisa negara hingga Rp60 triliun per tahun.

Penghematan tersebut terjadi karena peningkatan kapasitas pengolahan kilang. Dengan adanya fasilitas Crude Distillation Unit dan Residual Fluid Catalytic Cracking, kapasitas kilang Balikpapan meningkat dari 260 ribu barel menjadi 360 ribu barel per hari. Artinya, produksi bahan bakar dalam negeri semakin kuat dan ketergantungan impor bisa ditekan.

RDMP Balikpapan Buktikan Proyek Energi Beri Dampak Nyata

Bahlil menjelaskan bahwa penambahan kapasitas ini memungkinkan produksi bensin mencapai 5,8 juta kiloliter per tahun. Dengan konsumsi nasional sekitar 38 juta kiloliter, tambahan produksi ini mampu mengurangi porsi impor secara signifikan. Pemerintah menilai langkah ini sebagai bagian penting menuju kemandirian energi.

RDMP Balikpapan juga berkaitan dengan pengembangan program B50 yang saat ini masih dalam tahap pengujian. Program ini diharapkan mampu menekan impor solar dan bahkan menciptakan surplus pasokan di dalam negeri. Jika berjalan sesuai rencana, Indonesia akan semakin dekat pada target swasembada energi.

Keberadaan RDMP Balikpapan tidak hanya dirasakan di sektor energi, tetapi juga di sektor tenaga kerja dan ekonomi daerah. Proyek ini mendorong pertumbuhan Kalimantan Timur sebagai pusat industri pengolahan energi.

Dengan berbagai manfaat yang dihasilkan, RDMP Balikpapan menjadi bukti bahwa pembangunan kilang modern mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan PDB, dan memperkuat ketahanan energi nasional secara berkelanjutan.

RDMP Balikpapan menjadi proyek kunci dalam memperkuat sektor energi dan perekonomian Indonesia. Dengan penyerapan 24 ribu tenaga kerja, peningkatan PDB, serta penghematan devisa, proyek ini berperan besar menuju kemandirian energi nasional.

Demikian informasi seputar perkembangan RDMP Balikpapan. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Memuslima.Com.